Piala Dunia 2022 FIFA Larang Ban Kapten Support LGBT

By goalmedia Nov 25, 2022 #piala dunia 2022
Aturan-Piala-Dunia-2022-FIFA-Larang-Ban-Kapten-Support-LGBT

Goalmedia – Qatar menjadi tuan rumah turnamen terakbar meminta FIFA untuk membuat aturan Piala Dunia 2022 baru. Jika pertandingan sepak bola di Eropa, tentunya aturan-aturan main sudah pasti seperti pada umumnya.

Uniknya, Piala Dunia yang digelar tahun ini ada peraturan baru ditetapkan FIFA atas permintaan Qatar sebagai negara tuan rumah. Dalam Piala Dunia 2022 ini, seluruh ban kapten dilarang support LGBT.

Sebagian besar tim di benua Eropa akhir-akhir ini sedang melakukan kampanye support LGBT. Karena Qatar menjadi negara yang mayoritas berisi orang Muslim, jadi larangan ini harus ditaati oleh semua peserta.

Aturan Piala Dunia 2022 Tolak Unsur LGBT

Aturan-Piala-Dunia-2022-FIFA-Larang-Ban-Kapten-Support-LGBT

Adanya larangan ban kapten untuk support LGBT membuat beberapa negara mengancam FIFA. Siapa negara yang membuat ancaman terhadap FIFA ketika tidak mau mematuhi aturan tersebut? Inilah penjelasan selengkapnya Anda ketahui.

Unsur-unsur LGBT telah ditolak negara Qatar karena dianggap sebagai penyimpangan yang tidak bisa dibenarkan atau didukung. Berbeda dengan sebagian negara Eropa justru mengkampanyekan LGBT melalui sepak bola.

Qatar sebagai tuan rumah memiliki kuasa atas kebijakan tersebut, dalam Piala Dunia melarang seluruh unsur yang berkaitan dengan LGBT. Namun ada beberapa negara kontestan Piala Dunia mengancam FIFA akibat aturan tersebut.

Inggris, Jerman, dan Denmark merupakan negara kontestan yang mengancam akan keluar dari FIFA karena ada aturan tidak boleh support LGBT. Perbincangan hangat ini baru saja terjadi setelah laga pembuka berlangsung.

Jika ada kapten tim yang menggunakan logo “One Love” atau berarti mendukung LGBT, maka akan diberikan kartu kuning secara langsung. Untuk pertandingan pertama, semua timnas tidak memakai ban kapten LGBT.

Ini menjadi aturan Piala Dunia 2022 terbaik demi menunjukkan kalau penyimpangan LGBT harus segera dicegah. Mengingat ada dampak negatif dalam jangka panjang jika sepak bola digunakan untuk kampanye hal-hal negatif.

Larangan Miras Selama Piala Dunia Qatar Berlangsung

Bukan hanya melarang kapten tim menggunakan ban di lengan support LGBT, namun ada aturan lain. Aturan selama Piala Dunia 2022 digelar di Qatar seluruh fans bola dilarang minum miras.

Minuman keras mengandung alkohol dilarang masuk atau dikonsumsi oleh fans, pemain, dan semua masyarakat di Qatar. Aturan ini harus ditaati oleh semua tamu sebagai pendatang di Qatar demi menghormati kebudayaan.

Ketika di Eropa, tentunya miras sudah menjadi hal biasa dikonsumsi oleh fans di saat menonton sepak bola. Namun pagelaran Piala Dunia 2022 jadi bukti kalau Qatar mampu membuat dunia lebih baik.

Qatar memberikan contoh sebagai negara yang mayoritas Muslim tidak boleh mengikuti hal-hal negatif. Apabila Anda ingin menikmati berita lain seputar Piala Dunia, pastikan sudah mengunduh aplikasi GOALMEDIA di Play Store lewat smartphone kesayangan.

Dapatkan informasi menarik yang akurat dan faktual melalui aplikasi GOALMEDIA selama Piala Dunia berlangsung. Adanya aturan Piala Dunia 2022 baru tersebut membuat seluruh kontestan mematuhi kebijakan tuan rumah Qatar.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *