Jurgen Klopp Tuntut Laga Kontra Tottenham Hotspur Diulang!

Goal Media – Manajer Liverpool Jurgen Klopp masih menyimpan kekesalan terhadap penganuliran gol Luis Diaz gara-gara kesalahan pengoperasian video assistant referee (VAR), sehingga menuntut pertandingan melawan Tottenham Hotspur diulang.

Diaz dianggap berada dalam posisi off-side, meski VAR memperlihatkan penggawa Liverpool tersebut on-side. Hal ini terjadi akibat miskomunikasi antara operator VAR Darren England dan wasit Simon Hooper.

Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) setelah pertandingan menyatakan gol tersebut tidak disahkan karena ‘kesalahan manusia yang signifikan’, dan merilis audio percakapan antara para ofisial di mana skala kesalahan menjadi jelas.

Klopp menyatakan, wajar jika pertandingan diulang, karena kesalahan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut Klopp, pernyataan itu disampaikan dengan status dirinya sebagai penikmat sepakbola.

“Audio tidak mengubahnya sama sekali. Saya melihat hasilnya, saya melihat gol yang kami cetak, dan itu tidak disahkan, Jadi saya sekarang tidak menunggu audionya, dan duduk sambil berharap bisa mengetahui bagaimana hal itu bisa terjadi, atau apa pun itu,” cetus Klopp dikutip laman Liverpool Echo.

“Itu adalah kesalahan yang jelas. Saya dapat langsung mengatakannya, dan mungkin beberapa orang tidak ingin saya mengatakannya, bukan sebagai manajer Liverpool, tetapi lebih sebagai orang sepakbola. Saya pikir satu-satunya hasil yang akan didapat adalah pertandingan ulang. Ini mungkin tidak akan terjadi.”

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GoalMedia (@goalmedia.co)

“Saya berusia 56 tahun, dan 50 tahun berkecimpung di dunia sepakbola. Saya terbiasa dengan hal tersebut, meskipun saya tidak selalu menghadapinya dengan baik, keputusan yang salah, keputusan yang sulit. Tetapi sejauh yang saya ingat, hal seperti itu belum pernah terjadi. Itu sebabnya pertandingan ulang adalah hal yang benar.”

Liverpool sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan penjelasan PGMOL sebagai ‘tidak dapat diterima’, sekaligus menyatakan insiden tersebut merusak integritas olahraga, dan menunjukkan perlunya ‘eskalasi dan resolusi’.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *