Inter Milan baru saja dikalahkan tim asal Brasil, Fluminense di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. Hasil ini membuat Lautaro Martinez kecam rekan setimnya karena performa buruk itu.
Goal Media – Kenyataan pahit harus di telan oleh para fans Inter Milan setelah Il Nerazzuri dikalahkan Fluminense pada babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. Kekalahan tersebut memupus harapan Inter Milan untuk meraih trofi ini.
Ini bukan kali pertama Inter Milan gagal memenuhi ekspektasi para penggemarnya. Inter Milan yang sempat punya kesampatan untuk meraih treble musim ini bersama mantan allenatore, Simone Inzaghi.
Namun, harapan yang sudah didepan mata harus sirna begitu saja setelah Inter tersingkir di Coppa Italia, gagal juara di pertandingan terakhir Serie A dan dibantai PSG di final Liga Champions.
Hasil tersebut membuat Inter Milan mengakhiri musim ini dengan puasa gelar. Piala Dunia Antarklub yang dimainkan di musim panas menjadi kesempata baru untuk Inter Milan untuk memperbaiki musim mereka.
Dipimpin oleh Allenatore baru yaitu Christian Chivu, Inter Milan memulai perjalanan pada kompetisi ini untuk meraih gelar juara. Tapi lagi-lagi Inter gagal menampilkan performa terbaiknya.
Puncaknya pada babak 16 besar saat Inter Milan dikalahkan Fluminense 2-0 yang membuatnya mereka tersingkir. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez tidak bisa menahan emosinya dan mengkritik penampilan timnya itu.
Lautaro Martinez Kecam Rekan Setimnya
Lautaro Martinez merasa emosional setelah disingkirkan oleh Fluminense pada babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025.Sang strikernya mengutarakannya saat sesi interview seusai pertandingan.
Striker asal Argentina itu mengatakan jika rekan setimnya bermain kurang bersemangat dan meminta para rekannya untuk menunjukkan komitmen yang lebih besar.
“Saya ingin berjuang untuk gelar-gelar utama. Siapa pun yang ingin bertahan di Inter, silakan, mari berjuang. Namun, siapa pun yang tidak ingin bertahan, silakan pergi,” kata penyerang Argentina itu kepada wartawan.
“Kami butuh pemain yang ingin berada di sini. Kami mengenakan seragam yang penting. Kami butuh mentalitas tingkat atas, atau silakan pergi.”
Inter Milan mengawali kompetisi secara kurang menyakinkan pada fase grup. Pada pertandingan pertama mereka hanya mampu meraih hasil imbang melawan Monterrey 1-1. Inter baru bisa menang saat menghadapi Urawa Red dengan gol pada menit terakhir.
Baru pada laga terakhir Inter Milan berhasil menang meyakinkan dari River Plate dengan skor 2-0 yang membuat mereka lolos ke babak penyisihan dengan status juara grup.
Tersingkirnya Inter Milan membuat Lautaro Martinez frustasi setelah kegagalan bertubi-tubi pada musim lalu yang membuat mereka mengakhiri musim dengan tangan kosong.
“Ini musim yang panjang dan melelahkan, kami mengakhirinya dengan tangan hampa. Itulah pesan umum,” imbuh Martinez.
“Agar bisa bertahan di sana dan berjuang untuk meraih gelar, kami harus bersemangat… Saya minta maaf kepada para penggemar yang datang ke sini untuk mengikuti kami dari dekat. Saya kapten dan saya ingin mempertahankan posisi puncak.”
Ikuti terus berita bola terkini dan prediksi pertandingan akurat hanya di goalmedia.co! Yuk pantau terus berita terbaru dari kami dan jangan ketinggalan. Jangan lupa download aplikasi Goal Media untuk mendapatkan berita terkini dan prediksi pertandingan yang akurat!



