Goal Media – Jelang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia jadi tim termahal secara nilai pasar di kompetisi buatan FIFA tersebut berdasarkan Transfrmarkt. Kompetisi yang hanya diikuti tim Asia Tenggara dan Asia Selatan itu akan segera digelar mulai 25 September 2026 dan Indonesia menjadi tuan rumah.
Kompetisi tersebut akan dibagi menjadi dua grup dan Timnas Indonesia tergabung dalam grup A bersama Malaysia, Bangladesh dan Singapura. Seluruh pertandingan fase grup Indonesia akan dimainkan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Menurut data dari Transfrmarkt, skuad asuhan John Herdman memiliki pasar Rp377,9 miliar. Diposisi kedua ada skuad Malaysia dengan nilai pasar sebesar Rp120,37 miliar.
Perbandingan nilai pasar tersebut seolah menunjukkan komposisi pemain yang dimiliki masing-masing negara. Tapi sayangnya nilai pasar suatu tim belum tentu menentukan hasil pertandingan.
Indonesia Unggul Telak di Grup A
Timnas Indonesia menjadi tim dengan nilai pasar paling tinggi di FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda dikabarkan bernilai sekisar Rp377,79 miliar, jauh mengungguli lebih dari tiga kali lipat dibandingkan Malaysia yang berada di kedua dengan Rp120,37 miliar.
Sedangkan di posisi kedua ada Bangladesh dengan nilai skuad sebesar Rp115,15 miliar. Sementara itu, Singapura menempati posisi paling bawah dari semua tim di Grup A dengan skuad sebesar Rp59,10 miliar.
Nilai tersebut bahkan masih kalah di bawah nilai pasar Kevin Diks yang memiliki nilai pasar sebesar Rp86,91 miliar dan tercatat sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Pemain kedua yang punya nilai pasar paling mahal di bawah Kevin Diks adalah Hamza Choudhury yang punya nilai sebesar Rp69,53 miliar dan menjadi salah satu pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi tersebut.
Thailand Termahal di Grup B
Jika Timnas Indonesia menjadi tim termahal di Grup A, Thailand menjadi tim termahal di Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Gajah Putih dilaporkan punya nilai pasar sebesar Rp159,09 miliar.
Di posisi kedua ditempati Vietnam yang punya nilai pasar sebesar Rp111,24 miliar. Ditempat ketiga ada Pakistan dengan nilai sebesar Rp76,04 miliar kemudian di posisi terakhir ada Filipina dengan nilai Rp68,22 miliar.
Jika kedua grup di gabung, Timnas Indonesia tetap menjadi tim dengan nilai pasar tertinggi sedangkan Thailand berada di urutan kedua. Meski demikian, perbedaan nilai pasar ini tidak serta-merta menggambarkan kekuatan setiap tim di lapangan.
Maarten Paes sebagai salah satu punggawa Timnas Indonesia pun mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan persaingan di Grup A. Ia pun tak lupa untuk mengajak para suporter untuk mendukung dan mengingatkan untuk menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan untuk bisa raih hasil terbaik.
Ikuti terus berita bola terkini dan prediksi pertandingan akurat hanya di goalmedia.co! Yuk pantau terus berita terbaru dari kami dan jangan ketinggalan. Jangan lupa download aplikasi Goal Media untuk mendapatkan berita terkini dan prediksi pertandingan yang akurat!



